Jumat, 27 Maret 2015

jawaban uas isyu-isyu aktual



SOAL DAN JAWABAN UJIAN AKHIR SEMESTER 2  ANGKATAN 8A
UNINUS  BANDUNG

Nama siswa                : Miad Zainal Muttaqin
Nis                                : 21030901400674
Mata Kuliah                : Seminar Isyu-isyu Aktual Pendidikan Islam
Dosen                        : Dr. H. Didin Wahidin, M.Pd.
Program Studi             : Pendidikan Agama Islam (S2)

Soal
1. Pendidikan agama yang mungkin kurang tepat bisa jadi memunculkan radikalisme dan fanatisme yang berlebihan yang menyebabkan keributan atau bahkan terorisme. Apa yang dapat menyebabkan terjadinya radikalisasi ? bagaimana menangggulangi radikalisasi berdalih agama ? siapa saja yang bertanggung jawab menanggulangi radikalisasi ? 

Jawban soal no 1:
a.   Ada beberapa penyebab terjadinya radikalisme diantaranya :
1.   pemikiran
2.   pemahaman agama yang dangkal
3.   lemah nya ekonomi
4.   politik
5.   media informasi
6.   agenda asing
b.   cara menanggulangi nya diantaranya sebagai berikut :
1.   Peningkatan kualitas dan intensitas pendidikan agama,
2.   Libatkan pakar untuk mengidentifikasi akar masalah,
3.   Kuatkan ormas moderat (NU, Muhammadiyah dll.),
4.   Kuatkan 4 pilar berbangsa dan bernegara,
5.   Ciptakan media  massa yang edukatif  / internet  juga,
6.   Tingkatkan keberadaan negara ditengah masyarakat,
7.   Kontekstualisasi agama dengan apa yang dihadapi oleh komunitas muslim di dunia dewasa ini, baik dalam bidang social, politik, ekonomi, budaya dan sebagainya
8. Identifikasi  kesadaran kolektif hidup berbangsa dan bernegara,
9.   Kaidah “Niat, istiqomah, sabar, tawakkal”,
10. Terangkan ajaran Islam klasik kepada peserta didik dan diperkenalkan dengan problem-problem yang dihadapi oleh komunitas Muslim dalam kehidupan mereka sehari-hari,
11. Tujuan mempelajari agama Islam mestinya diarahkan untuk memecahkan problem yang terkait dengan relasi antar umat manusia. maka dimensi sejarah perlu juga mendapat penekanan sebagai ganti dari penekanan yang berlebihan pada aspek doktrin.
12. Pendidikan agama Islam yang dewasa ini lebih menekankan pada dimensi kognitif mesti diimbangi dengan dimensi lain seperti afektif dan psikomotor.
13. Umat Islam perlu terus menerus belajar seumur hidup, sebab mereka yang mengkhawatirkan  Islam atau takut terhadap budaya Barat sebenarnya akibat dari terbatasnya pengetahuan mereka. Semakin baik pengetahuan agama yang dimiliki seseorang, maka akan semakin kuat keyakinan terhadap agamanya dan ia tidak akan merasa terancam oleh agama lain dan Mempelajari Islam jangan berhenti pada fiqh, tapi juga perlu belajar tasawuf dan akhlak.
c.   Yang bertanggung jawab adalah guru agama, Pemerintah, tokoh agama dan orang tua siswa / masyarakat.

Soal
2. Kurikulum 2013 memunculkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran, apakah hal itu berlaku juga untuk mata pelajaran agama Islam ? seperti apa sebenarnya pembelajaran dengan pendekatan saintifik itu ? coba sedikit gambarkan tentang aplikasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran pada mata pelajaran agama islam 
Jawaban soal no 2 :
a.   Pendekatan saintifik bisa diterapkan dalam  mata pelajaran PAI
b.   Pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan saintifik, yaitu pembelajaran yang mendorong siswa lebih mampu dalam mengamati, menanya,  mencoba/mengumpulkan data, mengsosiasi/menalar, dan mengkomunikasikan.
c.    

Soal
3. Ada wacana menggabungkan pengelolaan madrasah ke kementerian pendidikan dan kebudayaan, setujukah anda ? apa kekurangan dan kelebihan penggabungan itu jika terjadi ? jika tetap pada kementerrian agama hal apa saja yang harus dilakukan agar madrasah menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan digemari masyarakat 

Jawaban soal no 3 :
a.   Tidak
b.   Kekurangan nya adalah : ada kemungkinan pengurangan jam mata pelajaran Agama, sehingga arah pendidikan madrasah yang pada tujuan intinya adalah focus mempelajari agama akan sulit untuk tercapai, sebagai contoh konkrit  madrasah sekarang ikut-ikutan dengan sekolah umum sudah kehilangan jati dirinya apalagi kalo sepenuhnya ada dibawah otoritas kamendikbud.
Kelebihan nya : pendanaan dan sarana prasarana mungkin akan merata antara madrasah dan sekolah umum, walaupun sekarang hak madrasah sudah sejajar dengan sekolah umum berdasarkan permendiknas no 20 tahun 2003 tentang sisdiknas, namun tetap pemerintah daerah belumbisa seimbang mendanai madrasah karena dianggap bahwa madrasah berada dibawah naungan kemenag yang masih sentral.
c.   Kita sebagai guru madrasah harus meningkatkan kemampuan mengajar dan mendidik  untuk menghasilkan  siswa yang cerdas dan berakhlakul karimah dan mampu bersaing dengan sekolah umum dalam mata pelajaran umum.

Soal
4. Salah satu hal yang menyebabkan kualitas madrasah dipandang kurang berkualitas adalah pada masalah guru. Apa sajakah masalah guru di madrasah yang anda ketahui ? Jelaskan pendapat anda ! Bagaimanakah menaggulangnginya ? 

Jawaban soal no 4 :
a.   Ada beberapa faktor rendahnya kualitas guru di madrasah diantaranya :
1.   Mismatch, latar belakang pendidikan dengan tugas mengajar yang tidak nyambung/relevan, profesionalitas rendah, wawasan kependidikan guru (WKG) yang rendah, jarang dilakukannya pelatihan-pelatihan yang mampu meningkatkan kompetensi guru madrasah .
2.   Banyak guru madrasah yang tidak memiliki kompetensi, yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru seperti : 1). kompetensi perencanaan, yaitu pengelolaan dalam merencanakan pendidikan/pembelajaran di kelas; termasuk persiapan administratif, 2).kompetensi pengelolaan yaitu kemampuan dalam mengaplikasikan perencanaan terhadap kegiatan PBM (Peroses Belajar Mengajar), 3).Kompetensi evaluasi yaitu menguasai tekhnik penilaian dan pengumpulan data hasil pencapaian kompetensi pada siswa.
3.   kebanyak guru madrasah honorer yang menerima honor tidak sepadan bahkan jauh dari kecukupan membuat para guru madrasah tidak focus dengan profesinya karena harus mencari penghasilan tambahan demi menutupi kebutuhan hidupnya. Walau sudah dikucurkan dana sertifikasi namun pencairannya masih tersendat-sendat tidak menentu.
b.   Ada beberapa hal untuk menanggulangi nya, diantara nya :
1.   Tanamkan pada jiwa guru madrasah bahwa profesi guru adalah sangat mulya yang punya tanggung jawab terhadap kelangsungan generasi suatu bangsa,
2.   Lakukan  right man on the right place;menempatkan orang pada kualifikasi pendidikannya, diadakan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi dan wawasan kependidikan guru madrasah pada khususnya dan adanya pengawasan secara berkala terhadap guru untuk meningkatkan tanggung jawab dan rasa profesionalitasnya agar menjadi tinggi.
3.   Tingkat kan gaji guru baik PNS atau guru honor mereka sama-sama berjuang untuk kepentingan bangsa,  Saya sangat setuju dengan adanya program sertifikasi pada guru, bahkan wacana akan berlaku program inpassing berarti guru sudah diakui sebagai satu profesi yang professional namun cara pencairannya harus tepat waktu.
4.   Fungsikan MGMP ( musawarah guru mata pelajaran)

soal
5. Madrasah disinyalir kehilangan identitas dirinya, kehilangan rukh perjuangannya. Setujukah anda dengan pendapat ini ? mengapa ? lalu apa yang harus dilakukan agar madrasah kembali diandalkan masyarakat untuk mendidik anak-anaknya di masyarakat ? Jika bicara tentang keunggulan, keunggulan apa yang dimiliki madrasah dibandingkan dengan sekolah pada umumnya 

Jawaban soal no 5 :
a.   Setuju
b.   1.   Sebab pengelolaan madrasah itu cenderung seadanya dan tidak  professional, karena kebanyakan madrasah berada dibawah naungan yayasan /swasta sehingga banyak madrasah yang kekurangan dana yang otomatis sangat berpengaruh terhadap kelengkapan sarana dan prasarana yang pada akhirnya output nya pun kurang berkualitas.
2.   madrasah seakan-akan tercabut dari akarnya karena berubah dari tujuan awal pendirian dan pengajaran Islam menjadi pendidikan dan pengajaran umum yang bercirikan Islam, dan Islam bukan lagi warna dasar/jati diri melainkan menjadi warna tambah karena takut kehilangan penggemar atau bahkan kehilangan pangsa pasarnya. Dan pendidikan Islam sekedar pendidikan tambahan,
3.   otoritas pengelolaan pendidikan berada di tangan KeMenDikNas, seakan-akan dana untuk KeMenAg merupakan penyisihan anggaran dari anggaran pendidikan di Kemendiknas,
4.   kepedulian masyarakat terhadap madrasah semakin rendah.
c.   Untuk mengembalikan wibawa madrasah dimata masyarakat kiranyaa harus ditempuh beberapa langkah berikut ;
1.   Rumuskan visi dan misi serta tujuan yang jelas
2.   Harus mempunyai sumber daya manusia yang berkualitas
3.   Tersedianya  sarana dan prasarana yang cukup memadai
4.   Adanya biaya yang cukup memadai
5.   Latar belakang pendidikan pun menjadi penentu, sebab kalo orang tua siswa tidak mengerti agama maka tetap akan memilih sekolah umum.
d.   Tidak bisa dipungkiri bahwa madrasah unggul disbanding sekolah umum lainnya, pertama karena peroses pembelajaran di madrasah mengarah pada pembentukan kepribadian muslim yang akan menumbuhkan jiwa patriotism kebangsaan dan agama, kedua terbentuknya kepribadian yang berakhlak mulia, jarang sekali siswa madrasah terlibat tawuran, narkoba dan pergaulan sex bebas.
Soal
6.Pendidikan agama dianggap sebagai salah satu penyebab kegagalan pendidikan di Indonesia, yang berdampak pada rusaknya karakter bangsa. setujukah anda ? jelaskan menurut anda faktor apa yang menyebabkan pendidikan agama tidak berdampak pada pembentukan karakter bangsa?. Bagaimanakah seharusnya pendidikan agama dilakukan agar bermanfaat pada pebentukan karakter bangsa 

Jawaban soal no 6 :
a. Saya setuju kalau pendidikan agama salahsatu penyebab gagal nya pembentukan karakter bangsa, karena itu tadi  guru agama yang kurang berkualitas/kurang menguasai ilmu agama.
b. Diantaranya karena dangkal nya pemahaman tentang agama, masih banyak guru agama yang kurang mengerti agama, dan tidak siapnya guru agama untuk menjadi uswah bagi anak didik baik dalam segi akhlak mulia atau segi ibadah. Sehingga pembelajaran pendidikan Agama direduksi semata-mata hanya menyangkut kognitif saja, metode dakwah yang sudah kurang menarik.
c.  Dilaksanakan oleh guru yang berkompeten di bidang agama dan mampu menjadi suri tauladan, yayasan penyelengara pendidikan swasta harus selektif merekrut calon guru, juga pemerintah harus selektif dalam mengangkat guru agama.

Soal
7. Keberhasilan orang dalam mengarungi kehidupan hanya 20 % yang ditentukan oleh hasil yang diperoleh dari bangku sekolah, selebihnya 80 % ditentukan oleh softskills yang dikuasainya. Apa itu Soft skills ? apa soft skills yang selayaknya dikuasai seorang lulusan magister pendidikan agama Islam ? bagaimanakah cara menanamkan softskills pada anak didik kita ? 

Jawaban soal no 7:
a.   Soft skill adalah kemampuan yang dilakukan dengan cara non teknis, artinya tidak berbentuk atau tidak kelihatan wujudnya/program nya.  softskill ini dapat dikatakan sebagai keterampilan personal dan inter personal
softskill personal adalah kemampuan yang di manfaatkan untuk kepentingan diri sendiri. Misalnya, dapat mengendalikan emosi dalam diri,  dapat menerima nasehat orang lain, mampu memanajemen waktu, dan selalu berpikir positif
softskill inter personal adalah kemampuan yg dimanfaatkan untuk diri sendiri dan orang lain. Contohnya,  kita mampu ber hubungan atau ber interaksi dengan orang lain, bekerja sama dengan kelompok lain,
b.   Punya kemampuan untuk membawa perubahan pendidikan minimal dilingkungan sendiri ke arah yang lebih baik, bisa mengangkat atau mengembalikan citra guru agama/guru madrasah di masyarakat.
c.   Cara menanamkan softskill pada anak adalah dengan cara memberikan penjelasan yang benar, memberikan contoh baik dalam ucapan dan tindakan juga dengan pembiasaan.

soal
8. Salah satu isyu penting dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah kualitas. Menurut anda seperti apa pendidikan yang berkualitas itu ? apanya yang harus berkualitas ? Bagaimanakah mengukur kualitas sebuah lembaga pendidikan ? upaya apa yang harus dilakukan oleh lembaga pendidikan agar dia berkualitas ? 

Jawaban soal no 8 :
a.   Pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu mencapai target tujuan pendidikan nasional.
b.   1. Mutu Lulusan / output, sekolah harus bisa menghasilkan lulusan yang baik
2. mutu proses pembelajaran
3. mutu pelayanan pendidikan
4. mutu lingkungan pendidikan
c.  Pengukuran kualitas dinyatakan dalam satu satuan ukuran tertentu (seperti angka, grade, peringkat, indeks prestasi, yudicium, UAN, dsb.) sebagai gambaran kualitas hasil pendidikan dalam periode tertentu. Hasil pendidikan berupa “efek”, adalah perubahan lebih lanjut terhadap keseluruhan kepribadian peserta didik sebagai akibat perolehan produk dari proses pendidikan (pembelajaran) dari satu periode tertentu.
D. tentu saja agar sebuah lembega bisa berkualitas maka harus meningkatkan manajemen pengelolaan, adanya pengawasan atas program dan mengevaluasi program yang sudah dan akan dilaksanakan.
       
Soal
9. Coba kemukakan sekurang-kurangnya 1 ayat dari Al Quran dan satu hadits Rasul SAW yang terkait dengan pendidikan, akan lebih baik jika dibandingkan atau dikemukakan teori pendidikan (mungkin berasal dari barat) yang relevan dengan ayat atau hadits tersebut. Berikan penjelasan
Jawaban soal no 9 :
a.   Surat Al-Baqarah ayat 31
 ٣١. وَعَلَّمَ آدَمَ الأَسْمَاء كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ أَنبِئُونِي بِأَسْمَاء هَـؤُلاء إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Artinya:
“Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar “. .Ayat ini menunjukan kepada kita bahwa belajar dan menuntut ilmu itu sangat penting sehingga kita banyak mengetahui sesuatu yang benar. Para Malaikat tidak bisa menjawab pertanyaan dari Allah SWT karena mereka tidak mendapat proses pendidikan dari Allah SWT, berbeda dengan Nabi Adam as yang bisa menjawab pertanyaan dari Allah SWT karena telah diajarkan kepadanya. Disinilah letak pentingnya pendidikan bagi umat manusia. Maka dengan ilmu (yang dibarengi iman) manusia bisa lebih mulia dari pada malaikat dan tanpa ilmu manusia akan hina bersama iblis,

Dalam suatu hadits rosul bersabda :

مَن أَرَادَ الدنيَا فَعَلَيهِ بِالعِلم وَمَن أَرَادَ الاخِرَةَ فَعليهَ بِالعلمَ وَمَن أَرَادَهُما فَعليهَ بالعلمِ
      Artinya:
Barangsiapa yang menginginkan (kebahagian) hidup di dunia maka hendaklah ia berilmu, dan barangsiapa yang meninginkan (kebahagian) hidup di akhirat maka hendaklah ia berilmu, dan barangsiapa yang menhendaki kedua-keduanya maka hendaklah ia berilmu.
Hadits tersebut memberikan pembelajaran kepada kita umat Islam agar memiliki ilmu pengetahuan baik ilmu pengatahuan agama maupun ilmu pengetahuan umum. Hadits Rasulullah saw tersebut, menjelaskan tentang pentingnya pendidikan bagi umat manusia. Ilmu pengetahuan merupakan bekal kita untuk hidup di dunia dan akhirat. Tujuan dari proses pendidikan adalah untuk kesempurnaan dan kemulian manusia itu sendiri, syekh aljarnuzi dalam kitab ta’limul muta’alim menjelaskan bahwa ilmu adalah jalan yang membawa manusia kepada kebaikan dan ke taqwaan dan dengan taqwa itulah manusia akan mendapat kemuliaan disisi allah swt. Sebab orang bodoh tidak akan bisa mencapai kepada ketaqwaan.

Rangkuman :
Agar mendapat kebahagiaan di dunia dan di akherat maka kita harus hidup berkualitas dan manfaat bagi orang lain  sebab sabda rosul : خيرالناس أنفعهم للناس  (sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia/orang lain), orang tidak akan berkualitas kalau tidak punya ilmu, maka wajib kita wajib untuk terus menuntut ilmu sampai akhir hayat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar