SOAL DAN
JAWABAN UJIAN AKHIR SEMESTER 2 ANGKATAN
8A
UNINUS BANDUNG
Nama
siswa : Miad Zainal
Muttaqin
Nis :
21030901400674
Mata Kuliah : Seminar Isyu-isyu Aktual Pendidikan Islam
Dosen : Dr. H. Didin Wahidin, M.Pd.
Program Studi : Pendidikan Agama Islam (S2)
Dosen : Dr. H. Didin Wahidin, M.Pd.
Program Studi : Pendidikan Agama Islam (S2)
Soal
1. Pendidikan agama yang mungkin kurang tepat bisa jadi memunculkan radikalisme dan fanatisme yang berlebihan yang menyebabkan keributan atau bahkan terorisme. Apa yang dapat menyebabkan terjadinya radikalisasi ? bagaimana menangggulangi radikalisasi berdalih agama ? siapa saja yang bertanggung jawab menanggulangi radikalisasi ?
1. Pendidikan agama yang mungkin kurang tepat bisa jadi memunculkan radikalisme dan fanatisme yang berlebihan yang menyebabkan keributan atau bahkan terorisme. Apa yang dapat menyebabkan terjadinya radikalisasi ? bagaimana menangggulangi radikalisasi berdalih agama ? siapa saja yang bertanggung jawab menanggulangi radikalisasi ?
Jawban
soal no 1:
a.
Ada beberapa penyebab
terjadinya radikalisme diantaranya :
1.
pemikiran
2.
pemahaman agama
yang dangkal
3.
lemah nya ekonomi
4.
politik
5.
media informasi
6.
agenda asing
b.
cara menanggulangi
nya diantaranya sebagai berikut :
1.
Peningkatan
kualitas dan intensitas pendidikan agama,
2.
Libatkan pakar
untuk mengidentifikasi akar masalah,
3.
Kuatkan ormas
moderat (NU, Muhammadiyah dll.),
4.
Kuatkan 4 pilar
berbangsa dan bernegara,
5.
Ciptakan media massa yang edukatif / internet
juga,
6.
Tingkatkan
keberadaan negara ditengah masyarakat,
7.
Kontekstualisasi
agama dengan apa yang dihadapi oleh komunitas muslim di dunia dewasa ini, baik
dalam bidang social, politik, ekonomi, budaya dan sebagainya
8. Identifikasi kesadaran kolektif hidup berbangsa dan
bernegara,
9.
Kaidah “Niat, istiqomah, sabar,
tawakkal”,
10. Terangkan ajaran Islam klasik kepada peserta
didik dan diperkenalkan dengan problem-problem yang dihadapi oleh komunitas
Muslim dalam kehidupan mereka sehari-hari,
11. Tujuan mempelajari agama Islam mestinya diarahkan untuk memecahkan
problem yang terkait dengan relasi antar umat manusia. maka dimensi sejarah
perlu juga mendapat penekanan sebagai ganti dari penekanan yang berlebihan pada
aspek doktrin.
12. Pendidikan agama Islam yang dewasa ini lebih menekankan pada dimensi
kognitif mesti diimbangi dengan dimensi lain seperti afektif dan psikomotor.
13. Umat Islam perlu terus menerus belajar seumur hidup, sebab mereka yang
mengkhawatirkan Islam atau takut
terhadap budaya Barat sebenarnya akibat dari terbatasnya pengetahuan mereka.
Semakin baik pengetahuan agama yang dimiliki seseorang, maka akan semakin kuat
keyakinan terhadap agamanya dan ia tidak akan merasa terancam oleh agama lain
dan Mempelajari Islam jangan berhenti pada fiqh, tapi juga perlu belajar
tasawuf dan akhlak.
c.
Yang bertanggung
jawab adalah guru agama, Pemerintah, tokoh agama dan orang tua siswa / masyarakat.
Soal
2. Kurikulum 2013 memunculkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran, apakah hal itu berlaku juga untuk mata pelajaran agama Islam ? seperti apa sebenarnya pembelajaran dengan pendekatan saintifik itu ? coba sedikit gambarkan tentang aplikasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran pada mata pelajaran agama islam
2. Kurikulum 2013 memunculkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran, apakah hal itu berlaku juga untuk mata pelajaran agama Islam ? seperti apa sebenarnya pembelajaran dengan pendekatan saintifik itu ? coba sedikit gambarkan tentang aplikasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran pada mata pelajaran agama islam
Jawaban
soal no 2 :
a.
Pendekatan saintifik
bisa diterapkan dalam mata pelajaran PAI
b.
Pembelajaran dengan
menggunakan Pendekatan
saintifik, yaitu pembelajaran yang mendorong siswa lebih
mampu dalam mengamati, menanya, mencoba/mengumpulkan
data, mengsosiasi/menalar, dan mengkomunikasikan.
c.
Soal
3. Ada wacana menggabungkan pengelolaan madrasah ke kementerian pendidikan dan kebudayaan, setujukah anda ? apa kekurangan dan kelebihan penggabungan itu jika terjadi ? jika tetap pada kementerrian agama hal apa saja yang harus dilakukan agar madrasah menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan digemari masyarakat
3. Ada wacana menggabungkan pengelolaan madrasah ke kementerian pendidikan dan kebudayaan, setujukah anda ? apa kekurangan dan kelebihan penggabungan itu jika terjadi ? jika tetap pada kementerrian agama hal apa saja yang harus dilakukan agar madrasah menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan digemari masyarakat
Jawaban
soal no 3 :
a.
Tidak
b.
Kekurangan nya adalah
: ada kemungkinan pengurangan jam mata pelajaran Agama, sehingga arah
pendidikan madrasah yang pada tujuan intinya adalah focus mempelajari agama
akan sulit untuk tercapai, sebagai contoh konkrit madrasah sekarang ikut-ikutan dengan sekolah
umum sudah kehilangan jati dirinya apalagi kalo sepenuhnya ada dibawah otoritas
kamendikbud.
Kelebihan
nya : pendanaan dan sarana prasarana mungkin akan merata antara madrasah dan
sekolah umum, walaupun sekarang hak madrasah sudah sejajar dengan sekolah umum
berdasarkan permendiknas no 20 tahun 2003 tentang sisdiknas, namun tetap
pemerintah daerah belumbisa seimbang mendanai madrasah karena dianggap bahwa
madrasah berada dibawah naungan kemenag yang masih sentral.
c.
Kita sebagai guru
madrasah harus meningkatkan kemampuan mengajar dan mendidik untuk menghasilkan siswa yang cerdas dan berakhlakul karimah dan
mampu bersaing dengan sekolah umum dalam mata pelajaran umum.
Soal
4. Salah satu hal yang menyebabkan kualitas madrasah dipandang kurang berkualitas adalah pada masalah guru. Apa sajakah masalah guru di madrasah yang anda ketahui ? Jelaskan pendapat anda ! Bagaimanakah menaggulangnginya ?
4. Salah satu hal yang menyebabkan kualitas madrasah dipandang kurang berkualitas adalah pada masalah guru. Apa sajakah masalah guru di madrasah yang anda ketahui ? Jelaskan pendapat anda ! Bagaimanakah menaggulangnginya ?
Jawaban
soal no 4 :
a.
Ada beberapa faktor rendahnya
kualitas guru di madrasah diantaranya :
1. Mismatch, latar belakang pendidikan dengan tugas
mengajar yang tidak nyambung/relevan, profesionalitas rendah, wawasan
kependidikan guru (WKG) yang rendah, jarang dilakukannya pelatihan-pelatihan
yang mampu meningkatkan kompetensi guru madrasah .
2. Banyak guru madrasah yang tidak memiliki
kompetensi, yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru seperti : 1). kompetensi
perencanaan, yaitu pengelolaan dalam merencanakan
pendidikan/pembelajaran di kelas; termasuk persiapan administratif,
2).kompetensi pengelolaan yaitu kemampuan dalam mengaplikasikan
perencanaan terhadap kegiatan PBM (Peroses Belajar Mengajar), 3).Kompetensi
evaluasi yaitu menguasai tekhnik penilaian dan
pengumpulan data hasil pencapaian kompetensi pada siswa.
3.
kebanyak guru madrasah
honorer yang menerima honor tidak sepadan bahkan jauh dari kecukupan membuat
para guru madrasah tidak focus dengan profesinya karena harus mencari
penghasilan tambahan demi menutupi kebutuhan hidupnya. Walau sudah dikucurkan
dana sertifikasi namun pencairannya masih tersendat-sendat tidak menentu.
b.
Ada beberapa hal
untuk menanggulangi nya, diantara nya :
1.
Tanamkan pada jiwa
guru madrasah bahwa profesi guru adalah sangat mulya yang punya tanggung jawab terhadap kelangsungan generasi
suatu bangsa,
2.
Lakukan right man on the right place;menempatkan
orang pada kualifikasi pendidikannya, diadakan pelatihan-pelatihan guna
meningkatkan kompetensi dan wawasan kependidikan guru madrasah pada khususnya
dan adanya pengawasan secara berkala terhadap guru untuk meningkatkan tanggung
jawab dan rasa profesionalitasnya agar menjadi tinggi.
3.
Tingkat kan gaji guru baik PNS atau
guru honor mereka sama-sama berjuang untuk kepentingan bangsa, Saya sangat setuju dengan adanya program
sertifikasi pada guru, bahkan wacana akan berlaku program inpassing berarti
guru sudah diakui sebagai satu profesi yang professional namun cara
pencairannya harus tepat waktu.
4.
Fungsikan
MGMP ( musawarah guru mata pelajaran)
soal
5. Madrasah disinyalir kehilangan identitas dirinya, kehilangan rukh perjuangannya. Setujukah anda dengan pendapat ini ? mengapa ? lalu apa yang harus dilakukan agar madrasah kembali diandalkan masyarakat untuk mendidik anak-anaknya di masyarakat ? Jika bicara tentang keunggulan, keunggulan apa yang dimiliki madrasah dibandingkan dengan sekolah pada umumnya
5. Madrasah disinyalir kehilangan identitas dirinya, kehilangan rukh perjuangannya. Setujukah anda dengan pendapat ini ? mengapa ? lalu apa yang harus dilakukan agar madrasah kembali diandalkan masyarakat untuk mendidik anak-anaknya di masyarakat ? Jika bicara tentang keunggulan, keunggulan apa yang dimiliki madrasah dibandingkan dengan sekolah pada umumnya
Jawaban
soal no 5 :
a.
Setuju
b.
1. Sebab pengelolaan madrasah itu cenderung
seadanya dan tidak professional, karena
kebanyakan madrasah berada dibawah naungan yayasan /swasta sehingga banyak
madrasah yang kekurangan dana yang otomatis sangat berpengaruh terhadap
kelengkapan sarana dan prasarana yang pada akhirnya output nya pun kurang
berkualitas.
2.
madrasah seakan-akan tercabut dari akarnya karena berubah dari tujuan
awal pendirian dan pengajaran Islam menjadi pendidikan dan pengajaran umum yang
bercirikan Islam, dan Islam bukan lagi warna dasar/jati diri melainkan menjadi
warna tambah karena takut kehilangan penggemar atau bahkan kehilangan pangsa
pasarnya. Dan pendidikan Islam sekedar pendidikan tambahan,
3.
otoritas pengelolaan pendidikan berada di tangan KeMenDikNas,
seakan-akan dana untuk KeMenAg merupakan penyisihan anggaran dari anggaran
pendidikan di Kemendiknas,
4.
kepedulian masyarakat
terhadap madrasah semakin rendah.
c.
Untuk mengembalikan
wibawa madrasah dimata masyarakat kiranyaa harus ditempuh beberapa langkah
berikut ;
1.
Rumuskan visi dan
misi serta tujuan yang jelas
2.
Harus mempunyai
sumber daya manusia yang berkualitas
3.
Tersedianya sarana dan prasarana yang cukup memadai
4.
Adanya biaya yang
cukup memadai
5.
Latar belakang
pendidikan pun menjadi penentu, sebab kalo orang tua siswa tidak mengerti agama
maka tetap akan memilih sekolah umum.
d.
Tidak bisa dipungkiri
bahwa madrasah unggul disbanding sekolah umum lainnya, pertama karena
peroses pembelajaran di madrasah mengarah pada pembentukan kepribadian muslim
yang akan menumbuhkan jiwa patriotism kebangsaan dan agama, kedua
terbentuknya kepribadian yang berakhlak mulia, jarang sekali siswa madrasah
terlibat tawuran, narkoba dan pergaulan sex bebas.
Soal
6.Pendidikan agama dianggap sebagai salah satu penyebab kegagalan pendidikan di Indonesia, yang berdampak pada rusaknya karakter bangsa. setujukah anda ? jelaskan menurut anda faktor apa yang menyebabkan pendidikan agama tidak berdampak pada pembentukan karakter bangsa?. Bagaimanakah seharusnya pendidikan agama dilakukan agar bermanfaat pada pebentukan karakter bangsa
6.Pendidikan agama dianggap sebagai salah satu penyebab kegagalan pendidikan di Indonesia, yang berdampak pada rusaknya karakter bangsa. setujukah anda ? jelaskan menurut anda faktor apa yang menyebabkan pendidikan agama tidak berdampak pada pembentukan karakter bangsa?. Bagaimanakah seharusnya pendidikan agama dilakukan agar bermanfaat pada pebentukan karakter bangsa
Jawaban
soal no 6 :
a. Saya setuju kalau pendidikan agama salahsatu penyebab gagal nya
pembentukan karakter bangsa, karena itu tadi
guru agama yang kurang berkualitas/kurang menguasai ilmu agama.
b. Diantaranya karena dangkal nya pemahaman tentang agama, masih banyak
guru agama yang kurang mengerti agama, dan tidak siapnya guru agama untuk menjadi
uswah bagi anak didik baik dalam segi akhlak mulia atau segi ibadah. Sehingga
pembelajaran pendidikan Agama direduksi semata-mata hanya menyangkut kognitif
saja, metode dakwah yang sudah kurang menarik.
c. Dilaksanakan
oleh guru yang berkompeten di bidang agama dan mampu menjadi suri tauladan, yayasan
penyelengara pendidikan swasta harus selektif merekrut calon guru, juga
pemerintah harus selektif dalam mengangkat guru agama.
Soal
7. Keberhasilan orang dalam mengarungi kehidupan hanya 20 % yang ditentukan oleh hasil yang diperoleh dari bangku sekolah, selebihnya 80 % ditentukan oleh softskills yang dikuasainya. Apa itu Soft skills ? apa soft skills yang selayaknya dikuasai seorang lulusan magister pendidikan agama Islam ? bagaimanakah cara menanamkan softskills pada anak didik kita ?
7. Keberhasilan orang dalam mengarungi kehidupan hanya 20 % yang ditentukan oleh hasil yang diperoleh dari bangku sekolah, selebihnya 80 % ditentukan oleh softskills yang dikuasainya. Apa itu Soft skills ? apa soft skills yang selayaknya dikuasai seorang lulusan magister pendidikan agama Islam ? bagaimanakah cara menanamkan softskills pada anak didik kita ?
Jawaban
soal no 7:
a.
Soft skill adalah
kemampuan yang dilakukan dengan cara non teknis, artinya tidak berbentuk atau
tidak kelihatan wujudnya/program nya. softskill ini dapat dikatakan
sebagai keterampilan personal dan inter personal
softskill
personal adalah kemampuan yang di manfaatkan untuk kepentingan diri sendiri.
Misalnya, dapat mengendalikan emosi dalam diri, dapat menerima nasehat
orang lain, mampu memanajemen waktu, dan selalu berpikir positif
softskill
inter personal adalah kemampuan yg dimanfaatkan untuk diri sendiri dan orang
lain. Contohnya, kita mampu ber hubungan atau ber interaksi dengan orang
lain, bekerja sama dengan kelompok lain,
b.
Punya kemampuan untuk
membawa perubahan pendidikan minimal dilingkungan sendiri ke arah yang lebih
baik, bisa mengangkat atau mengembalikan citra guru agama/guru madrasah di
masyarakat.
c.
Cara menanamkan
softskill pada anak adalah dengan cara memberikan penjelasan yang benar,
memberikan contoh baik dalam ucapan dan tindakan juga dengan pembiasaan.
soal
8.
Salah satu isyu penting dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah kualitas.
Menurut anda seperti apa pendidikan yang berkualitas itu ? apanya yang harus
berkualitas ? Bagaimanakah mengukur kualitas sebuah lembaga pendidikan ? upaya
apa yang harus dilakukan oleh lembaga pendidikan agar dia berkualitas ?
Jawaban
soal no 8 :
a.
Pendidikan yang
berkualitas adalah pendidikan yang mampu mencapai target tujuan pendidikan
nasional.
b.
1. Mutu Lulusan /
output, sekolah harus bisa menghasilkan lulusan yang baik
2.
mutu proses pembelajaran
3.
mutu pelayanan pendidikan
4.
mutu lingkungan pendidikan
c. Pengukuran kualitas dinyatakan dalam satu
satuan ukuran tertentu (seperti angka, grade, peringkat, indeks prestasi,
yudicium, UAN, dsb.) sebagai gambaran kualitas hasil pendidikan dalam periode
tertentu. Hasil pendidikan berupa “efek”, adalah perubahan lebih lanjut terhadap
keseluruhan kepribadian peserta didik sebagai akibat perolehan produk dari
proses pendidikan (pembelajaran) dari satu periode tertentu.
D. tentu
saja agar sebuah lembega bisa berkualitas maka harus meningkatkan manajemen
pengelolaan, adanya pengawasan atas program dan mengevaluasi program yang sudah
dan akan dilaksanakan.
Soal
9. Coba kemukakan sekurang-kurangnya 1 ayat dari Al Quran dan satu hadits Rasul SAW yang terkait dengan pendidikan, akan lebih baik jika dibandingkan atau dikemukakan teori pendidikan (mungkin berasal dari barat) yang relevan dengan ayat atau hadits tersebut. Berikan penjelasan
9. Coba kemukakan sekurang-kurangnya 1 ayat dari Al Quran dan satu hadits Rasul SAW yang terkait dengan pendidikan, akan lebih baik jika dibandingkan atau dikemukakan teori pendidikan (mungkin berasal dari barat) yang relevan dengan ayat atau hadits tersebut. Berikan penjelasan
Jawaban
soal no 9 :
a. Surat Al-Baqarah ayat 31
٣١. وَعَلَّمَ
آدَمَ الأَسْمَاء كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ
أَنبِئُونِي بِأَسْمَاء هَـؤُلاء إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Artinya:
“Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda)
seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman:
Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang
yang benar “. .Ayat ini menunjukan kepada kita bahwa belajar dan menuntut ilmu
itu sangat penting sehingga kita banyak mengetahui sesuatu yang benar. Para
Malaikat tidak bisa menjawab pertanyaan dari Allah SWT karena mereka tidak
mendapat proses pendidikan dari Allah SWT, berbeda dengan Nabi Adam as yang
bisa menjawab pertanyaan dari Allah SWT karena telah diajarkan kepadanya.
Disinilah letak pentingnya pendidikan bagi umat manusia. Maka dengan ilmu (yang
dibarengi iman) manusia bisa lebih mulia dari pada malaikat dan tanpa ilmu
manusia akan hina bersama iblis,
Dalam suatu hadits rosul bersabda :
مَن أَرَادَ الدنيَا فَعَلَيهِ بِالعِلم وَمَن أَرَادَ
الاخِرَةَ فَعليهَ بِالعلمَ وَمَن أَرَادَهُما فَعليهَ بالعلمِ
Artinya:
Barangsiapa yang menginginkan (kebahagian) hidup di dunia maka hendaklah
ia berilmu, dan barangsiapa yang meninginkan (kebahagian) hidup di akhirat maka
hendaklah ia berilmu, dan barangsiapa yang menhendaki kedua-keduanya maka
hendaklah ia berilmu.
Hadits tersebut memberikan pembelajaran kepada kita umat Islam agar
memiliki ilmu pengetahuan baik ilmu pengatahuan agama maupun ilmu pengetahuan
umum. Hadits Rasulullah saw tersebut, menjelaskan tentang pentingnya pendidikan
bagi umat manusia. Ilmu pengetahuan merupakan bekal kita untuk hidup di dunia
dan akhirat. Tujuan dari proses pendidikan adalah untuk kesempurnaan dan
kemulian manusia itu sendiri, syekh aljarnuzi dalam kitab
ta’limul muta’alim menjelaskan bahwa ilmu adalah jalan yang membawa manusia
kepada kebaikan dan ke taqwaan dan dengan taqwa itulah manusia akan mendapat
kemuliaan disisi allah swt. Sebab orang bodoh tidak akan bisa mencapai kepada ketaqwaan.
Rangkuman :
Agar mendapat kebahagiaan di dunia dan di akherat maka
kita harus hidup berkualitas dan manfaat bagi orang lain sebab sabda rosul : خيرالناس أنفعهم
للناس (sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat
bagi manusia/orang lain), orang tidak akan berkualitas kalau tidak punya ilmu,
maka wajib kita wajib untuk terus menuntut ilmu sampai akhir hayat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar